Langsung ke konten utama

Jangan Lupa Bahagia

Minggu sore ini saya gunakan sedikit waktu luang saya untuk menulis, berbagi, atau mungkin lebih tepatnya menumpahkan curahan hati ke benda mati yang hidup "dunia maya".
Sehari-hari hanya ditemani aktivitas yang membuat wajah merengut, otak memanas, badan membungkuk, dan hati mengering. Tugas ini, tugas itu, amanah ini, amanah itu, membuat waktu kian terasa kilatnya. Rasanya begitu tidak adanya jarak antar minggu. 
Isu-isu masyarakat juga memekikkan telinga. Bukan orang yang peka memang, tapi setidaknya ada sedikit hal yang saya tahu tentang keadaan di sekitar. Mulai dari masalah negara, daerah, hingga lingkup pendidikan. Setiap orang sibuk dengan kesibukkannya. Sibuk menyibukkan urusannya. Sibuk menjadikan dirinya sibuk. 
Apakah kesibukkan itu pasti ada dalam setiap individu? Saya pikir ia. 
Setiap orang pasti sibuk. Setidaknya orang yang menganggur pun sibuk dengan pikiran-pikirannya. Ada yang mengeluh dengan kesibukkan yang diciptakannya sendiri. Ada pula yang berlapang dada menghadapinya.

Setidaknya kita jangan lupa bahagia. Atas segala pilihan yang kita pilih. Dari penuh peluh yang menetes. Dari letih yang dirasa.
Jangan Lupa Bahagia. Karena tidak lain kebahagiaan itu dari Allah dan diri kita sendiri.  




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Socio-preneur

SOCIO-PRENEUR Saat ini, di Indonesia banyak kita temukan fenomena-fenomena sosial yang terjadi. Salah satunya adalah tingginya persentase lulusan sarjana yang menanggur atau bekerja dibawah standar kemampuannya. Bayangkan jika para lulusan sarjana saja banyak yang menganggur atau hanya sekedar ada pekerjaan, bagaimana nasib masyarakat yang tingkat pendidikannya lebih rendah dibandingkan lulusan perguruan tinggi. Terlebih lagi, perekonomian negara kita dan industri negara kita ditantang dengan adanya   persaingan pasar global. Fenomena-fenomena tersebut sebenarnya hanya merupakan sedikit gambaran fenomena yang terjadi di Indonesia. Berbagai hal ini membutuhkan solusi. Salah satu jawaban dari berbagai fenomena tersebut adalah dengan adanya socio-preneur. Socio-preneur merupakan seorang wirausahawan sosial dimana mereka melakukan usaha yang berorientasi pada kinerja keuangan dan kinerja sosial. Pada orientasi kinerja keuangan, seorang socio-preneur berusaha untuk mendapatkan p...

My career is not my Job

Bismillah, ah.. rasanya sulit untuk posting seminggu sekali. Seabreg tugas kuliah udah bikin frustrasi to the max. dampaknya kebadan cuma dua, jadi jarang makan atau malah banyak makan. itu bisa dirasakan sendiri. Kemarin sekitar 2 minggu yang lalu, alhamdulillah saya berkesempatan mengikuti seminar nasional mengenai AEC, tapi disini bukan AEC yang ingin saya bahas tapi saya terngiang-ngiang oleh perkataan salah seorang pembicara dalam semnas itu. Beliau adalah jubir dari salah satu perusahaan minyak bumi yang ternama. Kita membahas mengenai career. Apa yang sebenarnya kita sebut karir? Sebuah jenjang kenaikan jabatan dalam pekerjaankah? Lalu apakah mereka yang bekerja tanpa jenjang pangkat tidak disebut berkarir?  Career is not a job. pekerjaan hanyalah fasilitas untuk menunjang karir kita. Career its your meaningful life . Bagaimana kita menjadikan hidup kita berarti. Bagaimana kita menilai keberartian hidup kita.  Mungkin ada orang yang bekerja sebagai tukang...

kisah inspiratif nih!

Jangan Pernah Menyerah! Tweet 20 Oktober 1968,  Olympic Stadium, Mexico City.. Lomba Marathon dalam rangka  Summer Olympics tahun 1968..Sore hari menjelang gelap… Telah lama berlalu sorak sorai penonton menyambut sang juara. Telah hilang gegap gempita gemuruh stadion. Tak ada lagi kilatan lampu bliz dari para wartawan. Telah usai juga prosesi pengalungan medali juara. Para penonton pun akan beranjak meninggalkan stadion. Namun, sesaat kemudian, bunyi sirene mobil polisi lambat laun semakin keras terdengar. Semakin dekat dan mulai memasuki stadion. Di depan mobil polisi tersebut, tampak seorang atlet berlari dengan susah payah. Kakinya terlihat pincang dan berdarah. Namun ia tetap berlari… Sebelumnya, pada awal perlombaan lari marathon tersebut, terjadi tabrakan fatal dengan pelari lari. Ia diminta berhenti karena lukanya yang cukup parah dan berceceran darah. Namun ia tidak mau, ia tetap berlari menuju ...