Langsung ke konten utama

Mufid VS Pokpok

wah lucunya... kejadiannya bermula dari seorang anak kecil yang nurut kalo disuruh, dan yang tampangnya rada ngeselin, yaitu MUFID AMAURI HAMDAN, apal banget kan namanya. Secara aku ini ammahnya dia. Dia bisa disapa Mufid, Mpid, Upid, Upi. Tapi aku manggil dia Mpig. Hahahaha, abisnya dia suka manggil namanya sendiri begitu.Nih dia si Mpig:
Mufid Amauri Hamdan a.k.a Mpig
nih juga Mpig sama Mbahnya



Mpig
 
Hahaha, rasanya seneng banget ngejailin dia. Mumpung ga ada bundanya, hehehe *evil laugh* tapi suka kasian juga sih. Katanya kalo dirumahnya ga ada temen maen.
Oiya, ceritanya berawal dari liat iklan mie instan di tipi yang ada pok pok pok pok yang itu lho! Tau kan? Tau dong pasti. Dengan cerita anak sd yang cinta bgt sama ayam-ayamnya. Eh pas pulang sekolah dia dikagetkan dengan menghilangnya ayam-ayamnya. Lucunya, neneknya malah nyuruh makan mie *Dasar Iklan*. Yang jelas, admin masih bingung ayamnya kemana? Endingnya ayamnya ngilang sendiri. Dan sebelumnya ayamnya ada disekolah (y). Gimana caranya ya tu ayam dateng ke sekolah? Ckckck. Astaghfirullah!!! Jadi cerita apaan nih?

Balik lagi ke keponakanku si Mpig ini. Mungkin dia mewarisi gen abahnya(abah disini kakek lho!) yang bergolongan darah O. Katanya sih orang bergolongan darah O ini korban iklan. Mungkin termasuk abah ya? Si Mpig ini salah satu korban iklan ini. Gara-gara nonton iklan ini. Dia suka ngomong 'pok pok pok pok pok'. Ammahnya juga sih yang ngajarin. Hehehehe.

Selain itu, dia seneng banget nangkepin ayam. Awalnya sih ngasih makan, lama-lama tuh ayam ditangkepin. Dan dengan sebatang lidi, ayam yang ditangkep Mpig dia gorok *AWWWW*. Untungnya sebatang lidi!*fiuuuh* coba aja kalo yang dia bawa itu piso? widihhhh... bisa-bisa ayam orang mati semua. Nih dia videonya :


Komentar

Postingan populer dari blog ini

coretan tembok

Bismillah... Hari ini lagi pengen cerita atau curhat aja... Kehidupan dunia itu tidak lain hanya seperti kita hidup di pagi hari saja atau sore hari saja. sebentar banget ya... Di waktu yang sebentar ini, kebanyakan dari kita malah disibukkan oleh dunia (termasuk saya). Ini dirasakan saat dihadapkan pada dunia perkuliahan yang sibuk. Tugas dimana-mana, praktikum, dsb. Hari senin udah ketemu senin lagi. Udah UTS lagi dan tugas harus dikumpulin lagi. Biarinlah alurnya ga jelas, pokoknya hari ini kesabaran saya benar-benar diuji. Aku yang salah sih sebenernya kenapa ga ngerjain tugas dari dulu-dulu bahkan sebelum tugasnya dikasihin. Alhasil malam yang berubah fungsi menjadi jam kerja. Ngantuk abis ngaji bapak, capek, dan kesel kadang buat malamnya ga efektif. Sedikit-sedikit tugas selesai sih. Mood sepanjang hari ini menjadi buruk, bibir kering, kerut, kecut. Bawaannya sama orang jutek aja.. Padahal ga boleh gitu ya... Waktu ngaji bapak juga disebutin kalo laki-laki yang pal...

?

gue selalu bingung mau posting tentang apa? Selalu bingung milih kata-kata apa yang bagus dan menarik? Gatau tema apa yang bagus dan sedang booming saat ini. Mau posting perpisahan? Males bikin kata-katanya, nge-upload fotonya, dan segala macem hal, yang akibatnya ga jadi-jadi deh nge-posting. Mau posting kata-kata bijak? Ga dapet kata-katanya. Mau posting tentang pribadi gue? Emang gue siapa? Artis? Presiden? Walaupun emang ini blog gue pribadi, tapi rasanya kurang "sreg" seandainya diisi sama all about me, siapa yang mau liat? CICAK didinding? rumput yang bergoyang? ah tau apalah.

Socio-preneur

SOCIO-PRENEUR Saat ini, di Indonesia banyak kita temukan fenomena-fenomena sosial yang terjadi. Salah satunya adalah tingginya persentase lulusan sarjana yang menanggur atau bekerja dibawah standar kemampuannya. Bayangkan jika para lulusan sarjana saja banyak yang menganggur atau hanya sekedar ada pekerjaan, bagaimana nasib masyarakat yang tingkat pendidikannya lebih rendah dibandingkan lulusan perguruan tinggi. Terlebih lagi, perekonomian negara kita dan industri negara kita ditantang dengan adanya   persaingan pasar global. Fenomena-fenomena tersebut sebenarnya hanya merupakan sedikit gambaran fenomena yang terjadi di Indonesia. Berbagai hal ini membutuhkan solusi. Salah satu jawaban dari berbagai fenomena tersebut adalah dengan adanya socio-preneur. Socio-preneur merupakan seorang wirausahawan sosial dimana mereka melakukan usaha yang berorientasi pada kinerja keuangan dan kinerja sosial. Pada orientasi kinerja keuangan, seorang socio-preneur berusaha untuk mendapatkan p...